Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Ini Dia Bahayanya

- Selasa, 2 November 2021 | 10:48 WIB
Siklus haid/menstruasi
Siklus haid/menstruasi

HALLO SELEB - Banyak perempuan yang tidak mengetahui bila melakukan hubungan seksual masih dalam periode menstruasi maka dapat menyebabkan infeksi ( keputihan) bahkan yang paling ekstrim adalah adanya gangguan pada kehamilan.

Terjadinya keputihan hingga menyebabkan adanya gangguan kehamilan pada dasarnya karena ketidakpahaman perempuan mengenai kesehatan reproduksi sehingga banyak perempuan yang tidak tahu ataupun tidak peduli bagaimana menjaga kesehatan organ reproduksi (vagina) yang baik dan benar.

“Salah satu penyebab terjadi gangguan kehamilan  yaitu karena Infeksi, hal ini diakibatkan ketidakpedulian seseorang pada organ reproduksi yang mengakibatkan keputihan dan lain sebagainya”, tutur Eni Gustina , Deputi Bidang Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) BKKBN  webinar “Personal Hygiene Kesehatan Reproduksi” yang diselenggarakan secara virtual, kerjasama antara  Perempuan Sadar Vagina (PSV) dan BKKBN, belum lama ini. 

Padahal seharusnya kesehatan reproduksi itu sudah diajarkan sejak usia dini, contoh hal sederhana seperti bagaimana membersihkan organ reproduksi (alat kelamin) yang baik dan benar.

Selain itu, masalah reproduksi yang lain adalah mengenai menstruasi.  Banyak perempuan yang belum paham mengenai apa dan bagaimana proses terjadinya haid atau menstruasi.

Menstruasi merupakan luka dalam rongga rahim, karena luruhnya rongga rahim akibat tidak terjadinya pembuahan (hasil dari hubungan seksual).

Hal tersebut menyebabkan adanya darah yang keluar dan akan berhenti secara maksimal pada hari ketujuh terhitung dari  hari pertama menstruasi. Ini dikarenakan luka dalam rahim akan sembuh dalam waktu tujuh hari seperti halnya luka pada kulit.

Sayangnya tidak banyak perempuan yang paham mengenai periode menstruasi akan berhenti secara sempurna selama 7 hari penuh.


Oleh karena ketidakpahaman tersebut, banyak perempuan melakukan hubungan seksual dalam periode menstruasi. Melakukan hubungan seksual dengan laki-laki yang tidak diketahui secara pasti kebersihan organ reproduksinya.

Mereka menganggap hal itu tidak masalah karena vagina sudah tidak mengeluarkan darah atau istilah yang biasa dipakai "sudah bersih".

“Kalau misalkan anda itu berhubungan seks belum lewat 7 hari dari mens pertama itu kan luka masih terbuka kalau alat kelaminnya laki-laki kotor itu membawa bakteri, sehingga ada luka ada bakteri pasti akhirnya jadi infeksi”, ucap dr. Hasto Wardoyo kepala BKKBN.


“Bila terjadi infeksi terus menerus akhirnya keputihan menahun. Selanjutnya infeksi (keputihan) itu akan naik ke tuba fallopi (saluran indung telur) sehingga mengalami pembengkakan” lanjut Hasto.

Untuk mencegah terjadinya infeksi (keputihan) perempuan harus memahami bagaimana menjaga kesehatan reproduksinya, khususnya merawat dan menjaga kebersihan vagina.

“Jadilah perempuan yang sadar vagina, karena vagina adalah aset yang diberikan kepada perempuan dari pencipta Allah SWT, sehingga perempuan perlu adanya kesadaran  untuk merawat dan memperhatikan kebersihan reproduksinya (vagina)”, ujar dr.  Inge Satyo Riyanto, Founder PSV (Perempuan Sadar Vagina) Indonesia.***

Editor: Dian Susilo

Sumber: YouTube, bkkbn.go.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belajar Menulis Berita Hingga Novel Yang Kian Diminati

Selasa, 21 Desember 2021 | 15:38 WIB

Berhubungan Seks Saat Menstruasi, Ini Dia Bahayanya

Selasa, 2 November 2021 | 10:48 WIB

Menjaga Mata Tetap Sehat, Ternyata Sangat Mudah Loh!

Minggu, 24 Oktober 2021 | 10:49 WIB

Terpopuler

X